Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

 

IKKON 2017 Toraja Utara : Mencoba mengembangkan Ekonomi Kreatif

Tahun 2017 Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali meluncurkan program IKKON – Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara. IKKON adalah sebuah program live-in yang menempatkan  sekelompok pelaku kreatif di suatu wilayah bagian Indonesia yang bertujuan untuk mendorong dan membentuk pengembangan potensi ekonomi kreatif lokal. Pada tahun kedua pelaksanaan program IKKON ini, Toraja Utara terpilih sebagai salah satu daerah lokasi kerja selain Banjarmasin, Banyuwangi, Belu, dan Bojonegoro. Pemilihan kota tersebut berdasarkan pengajuan pemerintah daerah tersebut dan kesiapan daerah tersebut khususnya di bidang ekonomi kreatif, sesuai seperti yang diungkapkan oleh Hastjarjo B. Wibowo, tim pengarah sekaligus penggagas program IKKON dalam peresmian peluncuran IKKON pada 7 Juli 2017 lalu.

Untuk menunjang keberhasilan tujuan program ini, Bekraf melakukan seleksi ketat untuk peserta IKKON 2017. Dari sekitar  400  lebih pendaftar, tersaring  menjadi  163  calon  peserta  yang  lolos  seleksi administrasi,  dan  setelah  seleksi  lanjutan  tepilih  menjadi  60 orang  yang  kemudian dikelompokkan menjadi lima tim. Masing-masing tim terdiri 12 orang meliputi Desainer Produk, Desain Tekstil, Desain Fashion,  Desain  Komunikasi Visual,  Arsitek,  Desain  Interior,  Fotographer,  Videografer,  Antropolog, Business Advisor, Media Spesialis, dan dikoordinir oleh Manajer Lapangan. Masing-masing yang terlibat sebagai peserta merupakan professional yang memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing.

Program yang kurang lebih berlangsung hingga bulan November ini dibagi dalam beberapa tahapan proses. Pada 10-23 Juli 2017 lalu, Tim IKKON melakukan survei potensi ekonomi kreatif. Dari survei ini Tim IKKON Toraja Utara menemukan banyak sekali potensi yang bisa dieksplorasi mulai dari kerajinan bambu, kerajinan  ukir, tenun, manik-manik,  hingga  kopi.  Selain melakukan  survei  potensi ekonomi kreatif, Tim IKKON Toraja Utara juga melakukan telusur budaya untuk menggali nilai-nilai filosofis yang menjadi jiwa masyarakat Toraja Utara.

Pada tahap kedua,  yakni 10-23  Agustus 2017 ini, Tim IKKON Toraja Utara mulai memasuki tahapan rancangan desain. Dalam melakukan rancangan desain, para desainer juga harus memperhatikan acuan- acuan yang menjadi kearifan lokal di Toraja Utara.

Setelah melakukan proses tahapan desain, pada trip ketiga (10-23 September 2017), Tim IKKON melakukan produksi purwarupa dengan berkolaborasi dengan pelaku kreatif lokal. Selanjutnya permodelan ini akan ditampilkan dalam pameran tingkat lokal Toraja Utara pada tanggal 18-19 Oktober 2017, dan tingkat nasional dalam pameran Bekraf Expo yang direncanakan akan berlangsung pada akhir bulan November 2017.

Kopi sebagai daya tarik wisata Toraja Utara

Dari data yang dirilis oleh International Coffee Organization (ICO) menyatakan bahwa trend permintaan kopi di dunia semakin meningkat. Secara global trend kenaikan permintaan kopi dari tahun 2012 – 2017 naik sekitar 2.5%, bahkan khusus di Indonesia kenaikkannya mencapai 15%. Bisa diartikan pasar berbasis kopi juga bertambah besar dan menarik untuk berbisnis. Di sisi lain, Kopi Arabika Toraja diakui dunia sebagai salah satu kopi specialty dengan kualitas kelas wahid. Bahkan saat ini Kopi Arabika Toraja telah mendapat Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementrian Hukum dan HAM, sebagai payung perlindungan hukum agar Kopi Arabica Toraja benar-benar dimiliki sebagai asset masyarakat setempat, bukan hanya segelintir kelompok saja. Dalam keseharian masyarakat Toraja, kopi juga sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Sehingga tidak heran jika kopi menjadi salah satu identitas terikat yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi wajah lain wisata di Toraja Utara yang selama ini sudah terkenal dengan wisata adat serta alam.

Atas pertimbangan tersebut, maka Tim IKKON Toraja Utara merancang suatu service design jalur wisata dengan kopi sebagai pintu masuknya, yang kemudian disebut sebagai Coffee Experience. Sistem ini akan meliputi Harvesting, Tasting, Staying dan Shopping. Wisatawan akan diajak mengunjungi kebun kopi yang  dikelola  oleh  rakyat  untuk  mengenal  langsung  tanaman  kopi  dan mengikuti  rangkaian  proses pengolahan kopi; mulai dari panen, proses pengolahan menjadi biji kopi, hingga penyangraian. Sebagai bagian dari perancangan  sistem  wisata  yang  juga mengutamakan  keberlangsungan,  wisatawan  juga diajak untuk menanam bibit kopi di lokasi yang telah ditentukan. Dalam rancangan desain ini wisatawan juga ditawarkan untuk menginap di homestay yang merupakan Tongkonan dan merasakan dari dekat kehidupan warga setempat.

Tentunya untuk melengkapi sistem yang telah dirancang,  Tim IKKON juga mendesain produk-produk penunjang yang merupakan pengembangan dari potensi-potensi lain yang ada di Toraja Utara. Misalnya anyaman tuyu yang selama ini hanya digunakan sebagai tikar atau kapipe, atau material bambu yang melimpah di Toraja Utara yang didesain menjadi produk interior.

Konsep yang  telah dirancang  oleh Tim IKKON Toraja Utara dapat dilihat dalam  pameran  yang akan dilaksanakan pada tanggal 18-19 Oktober 2017 di Dusun Balandong,  Buntu Lobo. Rencananya dalam acara yang berlangsung selama dua hari tersebut, akan dilakukan simulasi jalur wisata dan memajang hasil kolaborasi yang telah dilakukan oleh Tim IKKON Toraja Utara dengan para perajin Toraja Utara. Selain itu juga akan dipamerkan beberapa kerajinan hasil kreasi komunitas binaan Koperasi C U Sauan Sibarrung.

Menggandeng CU Sauan Sibarrung sebagai salah satu mitra

Selain dukungan Pemkab Toraja Utara, dalam pengembangan konsep ekonomi kreatif yang berbasis pada komunitas, Tim IKKON Toraja Utara menggandeng Koperasi CU Sauan Sibarrung (CUSS) sebagai mitra.  Dengan  rekam  jejak CUSS  dalam  membangun  komunitas  masyarakat  dari akar rumput  serta semangat visi yang serupa dengan IKKON, diharapkan terjalin kerjasama  yang solid dan memberikan dampak  yang  lebih  nyata, yakni  pengembangan  ekonomi  kreatif  yang  berkesinambungan  di  Toraja Utara.

Sumber: ikkon TorajaUtara

CPNS 2017

lhkpn kpk

SEKRETARIAT DAERAH

Alamat :
Jl. Ratulangi, Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan
91833

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2810405
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 9

Kemarin 21

Minggu ini 77

Bulan ini 565

Total 2100