Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

SIDAK FORMALIN

Rantepao || Menyusul maraknya temuan ikan berformalin beberapa waktu lalu di Kabupaten Tana Toraja yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kabupaten Toraja Utara , Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengambil langkah-langkah antisipasi dengan melakukan inspeksi dan pemeriksaan sampel makanan dipusat-pusat distribusi makanan (pasar) yang berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 25 sd 27 Mei 2018.

Pemeriksaan makanan yang dilaksanakan oleh gabungan beberapa dinas yang terdiri Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Satpol-PP dan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah serta melibatkan aparat kepolisian dari Polsek Rantepao ini menyasar tiga pasar utama di seputaran kota Rantepao yaitu Pasar Bolu, Pasar Pagi dan Pasar Sore. 

Inspeksi di ketiga pasar tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dari paparan makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil tiap sampel makanan yang berpotensi mengandung formalin, boraks serta bahan-bahan kimiawi berbahaya lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Barnetje S. Toban dalam keterangannya kepada Tim Peliput Diskominfo SP disela inspeksi makanan di Pasar Pagi, Rantepao.

"pengawasan makanan ini dilakukan dengan mengambil sampel makan yang kemudian diperiksa apakah tercampur bahan seperti formalin, boraks atau tidak ."

Barnetje menjelaskan, zat-zat kimiawi pengawet makanan berbahaya seperti formalin dan sejenisnya akan sangat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh bila dikomsumsi. Untuk itu masyarakat dihimbau untuk teliti dalam membeli dan mengkomsumsi makanan dengan memperhatikan ciri-ciri makanan yang bebas dari kandungan zat berbahaya. Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga akan secara rutin melakukan pengawasan makanan untuk melindungi konsumen juga bagi pedagang yang menggantungkan hidup dari menjual makanan.  

"harus kita pastikan makanan yang kita komsumsi harus bebas dari kandungan bahan kimia seperti formalin, boraks karena bisa menyebapkan iritasi, bisa menganggu saluran pencernaan hingga yang paling fatal bisa menyebabkan penyakit kangker. Untuk mengenali ikan yang mengandung formalin cukup mudah jika ikan tersebut tidak dikerumuni lalat maka patut diduga mengandung formalin," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan diketiga pasar tersebut, Barnetje mengatakan tidak ditemukan bahan formalin dan boraks dimakanan yang diperiksa seperti makan jenis ikan kering dan mie. Namun Pemerintah Daerah akan secara rutin akan secara melakukan pengawasan makanan dan tidak segan-segan mengambil tindakan tegas bagi pelaku peredaran makanan berbahaya yang merugikan masyarakat tersebut. 

"setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap ikan dan makanan yang beredar ditiga pasar, bahkan ke Kecamatan Kesu',(depan pertamina), Kecamatan Sopai (jembatan alang-alang), sampai ke Kecamatan Rantepao (jembatan Singki'), tidak didapati indikasi yang mengandung zat kimia yang bisa merusak kesehatan. Apabila ada yang menjual produk yang berbahaya maka kami akan perigatan keras." jelasnya.

Autor : Amos Rapang; Foto : Martinus Silolongan
Editor: LPDI Diskominfo SP Toraja Utara

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan
91831

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2810405
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 250

Kemarin 1383

Minggu ini 9390

Bulan ini 10529

Total 43048