Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

Rantepao || Menindak lanjuti terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Toraja Utara tahun 2017 tentang Pengawasan Keamanan Pangan Segar dan Pangan Olahan, Pemerintah Daerah Toraja Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan, melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Keamanan Pangan Segar dan Pangan Olahan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Rabu (15/08/2018) siang.
 

Pada kegiatan tersebut Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan dan Wakil Bupati Yosia Rinto Kadang turut hadir bersama anggota DPRD Toraja Utara Paulus Tangke dan Israel Makole, juga Pj. Sekretaris Daerah Rede Roni Bare, para Staf ahli, para Asisten Sekda, Kepala Dinas (perwakilan), Camat, Lurah, kepala lembang, serta pedagang pengumpul ikan.

 

Bupati Kalatiku Paembonan pada sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi merupakan salah satu proses penting implementasi perda pengawasan pangan yang mutlak dilakukan dan diketahui oleh semua stakeholder sehingga kemudian dalam pelaksanaannya dapat berjalan sesuai koridor hukum yang ada.

"sosialisasi Perda ini penting untuk diketahui dan dipahami oleh semua pihak, sehingga kita sebagai pemerintah satu persepsi dalam mengimplementasikan perda ini sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat."

Bupati melanjutkan, melalui perda Pengawasan dan Keamanan Pangan Segar dan Pangan Olahan Pemerintah bersama legeslatif memiliki kepentingan yang sama yaitu memberikan perlindungan dan menjamin keamanan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan-kebutuhan dasar khususnya menjamin kualitas komsumsi pangan masyarakat melalui pengawasan pangan yang masuk dan beredar di Kabupaten Toraja Utara. 

"peraturan daerah kita yang memang ditekadkan oleh pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Toraja Utara, dimana kita tidak menginginkan ada masyarakat yang masih mengkonsumsi pangan yang tidak sehat. Peraturan daerah ini akan sungguh-sungguh mengarah ke masalah pangan segar sebagai sebuah tekad dari pemerintah daerah dan DPRD untuk benar-benar melindungi rakyatnya. Peraturan daerah tidak hanya di putuskan dan didiskusikan, tetapi untuk dilaksanakan," tutupnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Paulus Tangke dalam salah satu bagian pemaparannya menjelaskan bahwa perda merupakan salah satu produk hukum daerah yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pemerintah yang dapat menjamin kepentingan masyarakat seluas-luasnya untuk kesejahteraan melalui peraturan dan tindakan kongkrit.  

"masyarakat harus mengenal kebutuhan dasar, apa-apa yang harus di makan sebagai kebutuhan dasar, primer, dan sekunder. Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi dalam mengenal kewajiban-kewajiban apa yang harus dilindungi oleh pemerintah daerah. Semua itu merupakan titik tolak kita dalam rangka melahirkan peraturan daerah ini menjadi produk hukum daerah kita. Peraturan daerah ini harus di sosialisasikan dan di terbitkan, mengingat Toraja Utara merupakan daerah tujuan wisata yang menuntut terjaganya stabilitas dalam semua aspek," tuturnya.

Ir. Barnetje S. Toban selaku kepala dinas Ketahanan Pangan Toraja Utara dalam kesempatan yang sama bahwa Dinas yang dipimpinnya serius melakukan upaya pengawasan pangan yang diperdagangkan untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat konsumen di Toraja Utara dengan rutinnya Dinas Ketahanan Pangan bersama terkait Dinas melakukan pemeriksaan pangan.

"dari dinas Ketahanan Pangan terhitung sudah lima kali turun langsung ke lapangan, untuk melakukan pemeriksaan mengenai pangan segar ini."

Barnetje juga menyampaikan, salah satu kendala dalam pelaksanaan pengawasan pangan yaitu masih minimnya peralatan pemeriksaan makanan serta sumber daya manusia yang memiliki kompetensi. Olehnya ia mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan legeslatif untuk penyediaan peralatan-peralatan serta SDM tersebut.

"kami mengharapakan dari DPRD dan pemerintah daerah untuk membantu kami dalam hal peralatan pemeriksaan,karena di kabupaten kita masih terhambat dengan peralatan pemeriksaan itu. Serta tenaga kerja, dalam hal ini tenaga honorer. Bukan tenaga honorer baru, tetapi tenaga honorer yang sudah ada, yang bisa membantu kami di dinas ketahanan pangan. Juga sekiranya bisa memberikan pelatihan bagi meraka yang akan bertugas." imbuhnya.

Author & Foto : Swita Turalaki
LPDI Diskominfo Toraja UTara
 
 
 
 

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan - 91831
Fax: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2810405
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 80

Kemarin 195

Minggu ini 1202

Bulan ini 4066

Total 79381