Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

KESU' || Mengusung Tema "Desa Mandiri, Unggul, Dan Berdaya Saing" kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Tahun 2019 untuk wilayah Region 1 resmi di buka Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Kesu', pada hari Jumat (2/8). 

Terdapat enam Kecamatan yang masuk dalam cakupan Region 1 BID, yaitu Kecamatan Rantebua, Kecamatan Buntao, Kecamatan Sanggalangi, Kecamatan Kesu' dan Kecamatan Dende Piongan Napo serta Kecamatan Sopai. 

Untuk diketahui, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pada tahun 2017 lalu mulai menggulirkan Program Inovasi Desa (PID) sebagai program penunjang pengelolaan Dana Desa dengan objektifitas mendorong peningkatan wawasan dan kapabilitas pemerintah desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan dana desa untuk program - program yang lebih berkualitas.

Salah satu kegiatan pokok PID ini yaitu pelaksanaan BID yang siklusnya berlangsung setiap tahun dan wajib dilaksanakan oleh setiap Kabupaten. Dalam BID ini, dimunculkan berbagai referensi program inovasi desa yang telah berhasil dijalankan di berbagai desa dan juga gagasan inovasi yang sedang dilaksanakan. Dengan berbagai referensi inovasi yang ditampilkan, pemerintah Lembang diharapkan akan terinspirasi untuk mengembangkan potensi lembangnya dengan melahirkan gagasan inovasi baru ataupun dengan memanfaatkan inovasi yang telah ada (replikasi), yang tentunya disesuaikan atau dimodifikasi sesuai kebutuhan, karakteristik dan potensi desa yang ada.      

Sedangkan untuk pengelolaan BID di Kabupaten dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) kecamatan yang bersinergi dengan Tim Inovasi Kabupaten (TIK) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Lembang (Desa). 

Umumnya setiap lembang di Toraja Utara memiliki sejumlah potensi alam berikut budaya yang dapat dikelola menjadi kegiatan - kegiatan produktif kewirausahaan lembang dan pemberdayaan sumber daya manusia untuk menggerakkan roda perekonomian lembang. Dengan potensi yang telah tersedia itu, seyogyanya menjadi tantangan bagi Pemerintah Lembang yang hanya dapat dijawab melalui komitmen dan aksi nyata Pemerintah Lembang bersama semua pemangku kepentingan di Lembang dan Kecamatan.

Komitmen ini menjadi dasar bagi Pemerintah Lembang dan semua komponen terkait dalam merancang dan menyusun rencana pembangunan lembang yang berkualitas. Komitmen harus disertai dengan usaha pengembangkan wawasan dan kapasitas Pemerintah Lembang agar dapat memunculkan program inovatif dalam rancangan pembangunannya sehingga apa yang masih nampak terjadi selama ini, di mana dana desa digunakan untuk pembiayaan beberapa program kegiatan yang monoton dan tidak menunjang produktifitas perekonomian lembang, surplus Pendapatan Asli Lembang dan penguatan partisipasi masyarakat tidak terjadi lagi.

Hal itu menjadi intisari pesan Wakil Bupati Yosia Rinto kadang saat memberikan sambutan di kegiatan tersebut. Wabup Yosia Rinto juga menyebutkan, dari hasil kunjungan kerjanya ke lembang - lembang beberapa waktu lalu, sudah ada beberapa yang mulai mengembangkan potensi daerahnya dengan mengerakkan program inovatif, yakni program pemberdayaan objek wisata, desa wisata dan desa digital.

"dari hasil kunker yang lalu, sudah ada beberapa yang terealisasi. Untuk tahun ini, salah satunya di Kecamatan Denpina, yaitu objek wisata arum jeram. Kedepannya, saya akan mencoba di kec. Sopai pengembangan desa yaitu Program Desa Wisata dan Desa Digital menjadi satu dan bantuan dana tersebut berasal dari Kemendes," sebut Wabup.

Sementara Camat Kesu' Ely Pamalingan sebagai tuan rumah pelaksanaan BID Region 1 mengatakan, BID sebagai forum transfer pengetahuan, wawasan, dan gagasan program inovatif nantinya akan sangat membantu dalam kegiatan penyusunan perencanaan program prioritas pembangunan lembang yang berkualitas dengan memasukkan program - program inovasi terpilh yang telah disepakati dalam wujud komitmen bersama oleh semua stakeholder lembang.

"Bursa Inovasi Desa merupakan momentum yang tepat untuk memajukan desa di wilayah kita. Didalam pertemuan ini, kita menghadirkan pendamping desa, Kepala Lembang dan Camat se- Region 1, BPL, serta tokoh masyarakat agar di dalam pertemuan ini dapat satu komitmen didalam menentukan item-item yang akan diterapkan didaerah masing-masing sesuai potensi yang ada di wilayahnya," ujar Camat Ely Pamalingan.

Pelaksanaan BID di Kabupaten Toraja merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya sejak diluncurkannnya program ini oleh Kemendes di tahun 2017. Di tahun 2019 ini pelaksanaan BID cukup berbeda, yakni jadwal pelaksanaannya tidak disatukan melain dilaksanakan secara terpisah berdasarkan pembagian Region. Besok, Sabtu (03/7) Wabup Rinto juga direncanakan akan membuka BID Region 2 yang dipusatkan di Kecamatan Tallunglipu.

Reporter: Gabriel
 
LPDI - Komunikasi Publik

 

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan - 91831
Fax: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2920701
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 39

Kemarin 252

Minggu ini 642

Bulan ini 5538

Total 138006