Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

Kesu' || Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Toraja Utara bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Ahli Penyakit Dalam (PAPDI) Cabang Makassar menggelar Simposium dan Rapat Kerja dengan tema: "Manajemen Nyeri dan Penggunaan Anti Oksidan dalam Kehidupan Sehari-Hari", yang berlangsung di Hotel Misiliana, Kesu', Sabtu (24/8).

Pembukaan kegiatan simposium dan raker tersebut ditandai dengan pemukulan gendang oleh Bupati Toraja Utara Dr. Kalatiku Paembonan, M.Si. 

Dalam sambutannya, Bupati Kalatiku menyambut baik terlaksananya kegiatan ini di Kabupaten Toraja Utara. Ia mendorong para tenaga medis yang melayani di Toraja Utara senantiasa meningkatkan kapasitas keahlian medisnya agar dapat menangani dengan baik keluhan pasien di Toraja Utara yang menurut Bupati penyakit tidak menular dan atau penyakit dalam masih cukup banyak diidap oleh masyarakat.

"Saya menyambut dengan suka cita kegiatan Simposium ini, karena saya yakin dengan adanya simposium ini dapat menambah SDM tenaga medis di Torara Utara. Penyakit nyeri dan dalam, ginjal sampai asam urat merupakan penyakit yang banyak ditemukan di masyarakat Toraja Utara, dengan adanya Simposium ini dapat menekan angka penyakit ginjal dan penyakit dalam lainnya," tutur Bupati.

Terkait dengan kondisi SDM tenaga medis di Toraja Utara, Bupati Kalatiku menyampaikan kepada peserta forum simposium ihwal mendesaknya kebutuhan tenaga medis pada setiap fasilitas kesehatan (faskes) di Toraja Utara untuk memberikan layanan kesehatan yang memadai dan mampu menjangkau warga masyarakat hingga ke pelosok daerah terpencil di Toraja Utara. Bupati menyebut, dari 28 faskes yang ada di 21 kecamatan belum semuanya memiliki tenaga medis. 

Untuk itu Bupati Kalatiku menyampaikan harapannnya agar melalui simposium ini, asosiasi profesi yang hadir dapat turut mendorong kebijakan pengadaan dan penempatan tenaga medis di wilayah Kabupaten Toraja Utara untuk menunjang tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik di seluruh wilayah kabupaten Toraja Utara.  

"di Kabupaten Toraja Utara mempunyai 28 Puskesmas dan belum semuanya mempunyai dokter, sehingga pada kesempatan kali ini, IDI dan PAPDI dapat menempatkan dokter di Puskesmas yang belum mempunyai dokter," tambahnya.

Dipilihnya Kabupaten Toraja Utara sebagai salah satu kabupaten pelaksana Simposium dan Raker Asosiasi tenaga medis di Sulsel merupakan imbas dari kebijakan dan kinerja Pemkab selama ini yang meski merupakan Kabupaten pemekaran namun dinilai mampu menunjukkan komitmen dan upaya yang kongkrit memajukan kesehatan di wilayahnya.    

"Kami memilih Toraja Utara, karena kami menilai Pemda telah men-support penuh bidang kesehatan," ungkap Ketua PAPDI Cabang Makassar. Dr. dr. Hasyim Kasim, Sp.PD, KGH, FINASIM

Hasyim yang juga seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Divisi Ginjal dan Hipertensi di Universitas Hasanuddin menjelaskan, salah satu tujuan diselenggarakannya simposium ini yaitu untuk menambah wawasan dan keilmuan para tenaga medis di daerah dalam penanganan cakupan penyakit dalam seperti penanganan pasien ginjal, baik itu melalui terapi farmakologis maupun non-farmakologis, sehingga diharapkan dengan penanganan yang tepat oleh tenaga medis angka kematian penderita dapat ditekan.

"selain itu salah satu tujuan kami adalah menekan angka kematian yang disebabkan penyakit dalam seperti Asam Urat dan Ginjal, serta memberikan ilmu kepada para tenaga medis tentang penanganan penyakit dalam serta pemakaian obat-obatan didalam ukuran dosis serta efek sampingnya," jelasnya.

Sebagai tindak lanjut penyelenggaraan simposium ini, dr. Hasyim mengungkapkan akan dibuka layanan konsultasi online untuk penanganan pasien penyakit dalam di daerah. 

"setelah Simposium ini kami akan adakan konsultasi secara online untuk sharing tentang penanganan penyakit, khususnya penyakit dalam," imbuhnya.

Sementara Kepala RSUD Pongtiku dan Ketua IDI Cabang Toraja Utara dr. Remen Taula'bi mengatakan pengetahuan penanganan penyakit yang akan diperoleh melalui simposium ini akan sangat membantu para tenaga medis di Toraja Utara dalam menjalankan tugas profesi dan pelayanannya kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit dalam.

"kami sangat berbahagia pada hari ini, karena dengan adanya Simposium ini dapat menambah ilmu pengetahuan yang berguna didalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Harapan saya ke depan, kegiatan Simposium ini dapat terus digelar, bukan hanya berhenti hari ini," jelasnya.

Simposium dan Raker asosiasi profesi tenaga medis ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara, Direktur RS. Elim, RS. Lakipadada, Direktur RS. Wahidin Makassar, dan pengurus PAPDI UNHAS Makassar serta para tenaga medis di Toraja Utara.

Reporter: Gabriel
 
LPDI - Komunikasi Publik 

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan - 91831
Fax: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2920701
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 210

Kemarin 277

Minggu ini 487

Bulan ini 3588

Total 144007