Komp. Perkantoran Marante, Jl. Poros Rantepao – Palopo KM.4, Lembang Tondon Kecamatan Tondon info@torajautarakab.go.id 085175359919

Sebanyak 46 sekolah mengikuti Lomba Drumband Antarsekolah Se-Kabupaten Toraja Utara dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini tidak saja untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak kita dalam kegiatan pendidikan di sekolah masing-masing, khususnya kegiatan ekstrakurikuler, sekaligus mengasah seni mereka, tapi ini juga melatih mereka. Kekompakan mereka, kerja sama mereka, keharmonisan, dan sekaligus membangun karakter mereka,” ujar Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong saat membuka perlombaan di Lapangan Bakti Rantepao, Sabtu (29/8/2026).

 

Bupati menyampaikan, proses berlatih dan tampil dalam satu tim membentuk kemampuan yang tidak hanya berkaitan dengan seni. Setiap peserta belajar menjaga keselarasan gerak dan irama, menjalankan perannya, serta membangun kebersamaan untuk menghasilkan penampilan yang utuh.

 

Proses tersebut juga melatih kedisiplinan, empati, dan kepemimpinan peserta didik. Karena itu, kegiatan drumband diharapkan tidak hanya dipersiapkan menjelang perlombaan, tetapi dikembangkan secara berkelanjutan melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

 

Kegiatan drumband ini tidak hanya untuk lomba-lomba, tapi juga bagian dari ekskul di sekolah, selain tentunya kegiatan olahraga,” harapnya.

 

Setelah sempat tidak dilaksanakan pada tahun sebelumnya karena efisiensi, lomba drumband kembali memberi kesempatan kepada sekolah menampilkan hasil pembinaan ekstrakurikuler.

 

Peserta lomba terdiri atas 10 sekolah tingkat SD, 26 SMP, serta 10 SMA/SMK. Besarnya jumlah peserta telah mendapat perhatian Bupati sejak pembukaan kegiatan. Setelah menerima laporan bahwa lebih dari 40 tim berpartisipasi, Frederik sempat mempertanyakan waktu yang diperlukan agar seluruh peserta dapat menyelesaikan penampilan.

 

Perlombaan dimulai dari Lapangan Bakti Rantepao. Para peserta kemudian bergerak melewati Jalan Sam Ratulangi, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Andi Mappanyukki sebelum menyelesaikan penampilan di Alun-Alun Kota Rantepao.

 

Dua panggung penghormatan disiapkan di sepanjang rute sebagai lokasi peserta menampilkan atraksi sekaligus menjalani penilaian dewan juri. Warga memadati Lapangan Bakti, sisi jalan yang dilalui peserta, hingga kawasan Alun-Alun Kota Rantepao untuk menyaksikan penampilan para pelajar.

 

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas melibatkan personel Satpol PP Kabupaten Toraja Utara serta Polres Toraja Utara. Petugas ditempatkan pada sejumlah titik untuk membantu mengatur pergerakan peserta, masyarakat, dan kendaraan di sepanjang jalur perlombaan.

 

Tingginya partisipasi sekolah memperlihatkan besarnya antusiasme terhadap kegiatan tersebut. Agar ke depan lebih tertata dan tidak kembali berlangsung hingga lewat tengah malam, penyelenggaraan memerlukan rundown yang realistis, alokasi durasi penampilan, penataan alur peserta dan penonton, serta pengelolaan akses masyarakat dengan memperhatikan keamanan, kenyamanan, dan kemudahan.