Komp. Perkantoran Marante, Jl. Poros Rantepao – Palopo KM.4, Lembang Tondon Kecamatan Tondon info@torajautarakab.go.id 085175359919

Pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap aturan perlu diperkuat agar perilaku koruptif dapat dikenali, mengikis perspektif permisif terhadap praktik korupsi, dan dapat dicegah sejak awal. Pemahaman tersebut juga memberi masyarakat dasar untuk mengambil peran dalam pengawasan.

Masyarakat perlu dibangun kesadarannya agar memahami aturan dan tidak melakukan pelanggaran sejak awal, bagaimana sebaiknya kita melakukan pencegahan daripada kemudian nanti tertangkap baru memberikan alasan seperti itu,” jelas Frederik dalam KPK Goes to School di Art Center Rantepao, Kamis (27/8/2026).

 

Program yang diinisiasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Toraja Utara bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tersebut melibatkan peserta didik serta guru TK, SD, dan SMP. Jajaran Pemerintah Kabupaten Toraja Utara juga mengikuti rangkaian kegiatan di Art Center.

 

Frederik mengajak kepala sekolah dan guru memanfaatkan kesempatan berdialog langsung dengan pimpinan dan jajaran KPK. Selain menyimak materi, peserta diharapkan mengajukan pertanyaan secara kritis untuk memperdalam pemahaman mengenai pencegahan korupsi.

 

Pertemuan dengan pimpinan KPK juga dinilai memberi pengalaman belajar yang berharga kepada peserta didik. Bupati mengapresiasi keberanian dan rasa ingin tahu anak-anak yang terlihat melalui pertanyaan mereka.

 

Ini sesuatu yang luar biasa. Memberikan tidak saja pendidikan dan pengetahuan kepada anak-anak kita, tetapi juga pengalaman yang bisa saja sekali seumur hidup mereka, berhadapan dan berdiskusi, berdialog dengan pimpinan KPK,” katanya.

 

Bupati menyampaikan apresiasi kepada TP PKK atas inisiatif kegiatan yang melibatkan peserta didik sejak jenjang pendidikan anak usia dini. Penghargaan juga disampaikan kepada jajaran KPK, kepala sekolah, guru, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

 

KPK Ingatkan Integritas Aparatur

Integritas aparatur menjadi unsur penting dalam pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan. Pelaksanaan tugas secara benar serta sikap yang menjauhi perbuatan tercela diperlukan untuk mencegah tindakan yang merugikan keuangan negara.

 

Wakil Ketua KPK RI Johanis Tanak mengingatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk menjaga integritas dan kepribadian dalam menjalankan tugas pemerintahan.

 

Saya berharap seluruh jajaran pegawai yang ada di Kabupaten Toraja Utara dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. Tidak boleh melakukan perbuatan yang tercela dan harus memiliki integritas serta kepribadian yang baik, sehingga tidak melakukan tindakan yang merugikan keuangan negara dan dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi,” tegasnya.

 

Kunjungan dan sosialisasi KPK di Toraja Utara merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Johanis mengaitkan upaya tersebut dengan keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Harapannya, ke depan tidak terjadi tindak pidana korupsi di Kabupaten Toraja Utara, sehingga daerah ini dapat semakin maju dan makmur sesuai dengan harapan masyarakat serta cita-cita bangsa Indonesia,” ujarnya.

 

Rangkaian KPK Goes to School dikemas melalui edukasi, lokakarya, dan pelatihan bagi pelatih atau Training of Trainers (ToT). Pada sesi peserta didik SD dan SMP di Art Center, materi disampaikan Analis Tindak Pidana Korupsi Andi Khairuzaman dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Sementara itu, Direktur Jejaring Pendidikan KPK Dian Novianthi memberikan materi kepada para guru TK, SD, dan SMP.

 

 

Diskominfo-SP - 2026