Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 melalui upacara yang digelar di Lapangan Bakti, Sabtu (2/5/2026), dengan menegaskan kembali peran pendidikan sebagai fondasi dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, serta dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemangku kepentingan pendidikan, hingga para pendidik dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Toraja Utara.
Momentum Hardiknas tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai ruang refleksi terhadap arah pembangunan pendidikan di daerah, yang tidak berhenti pada capaian akademik, melainkan pada pembentukan karakter, cara berpikir, dan kesiapan generasi muda menghadapi perubahan.
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa pendidikan harus dipahami sebagai proses memanusiakan manusia yang dilandasi nilai, ketulusan, dan pembinaan berkelanjutan.
“Pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga tentang membentuk karakter, menanamkan nilai, dan memuliakan manusia,” ujarnya.
Penekanan ini menempatkan pendidikan sebagai proses yang membentuk cara seseorang bersikap dan beradaptasi, bukan sekadar menguasai pengetahuan. Dalam konteks ini, pendidikan menjadi fondasi penting dalam membangun daya saing yang tidak hanya berbasis kemampuan, tetapi juga nilai dan integritas.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa arah kebijakan pendidikan saat ini selaras dengan visi pembangunan nasional dalam menciptakan generasi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program, termasuk penguatan pembelajaran yang berorientasi pada pemahaman mendalam, serta pengembangan sarana pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Perhatian juga diberikan pada peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru sebagai pilar utama pendidikan.
“Guru adalah garda terdepan dalam mencetak generasi masa depan. Tanpa guru yang berkualitas dan sejahtera, mustahil pendidikan dapat berkembang secara optimal,” tegasnya.
Dalam rangkaian kegiatan, pemerintah daerah turut menyerahkan sejumlah dokumen kependudukan kepada pelajar serta memberikan apresiasi kepada insan pendidikan, termasuk pemenang Lomba Bertutur dan aparatur yang memasuki masa purna tugas.
Diskominfo-SP - 2026















