Komp. Perkantoran Marante, Jl. Poros Rantepao – Palopo KM.4, Lembang Tondon Kecamatan Tondon info@torajautarakab.go.id 085175359919

Kawasan Alun-Alun Kota Rantepao berubah menjadi ruang perjumpaan budaya selama pelaksanaan Toraya Ma'gellu' 2026 pada 19-20 Juni. Mengusung tema Harmoni Dalam Gerak, kegiatan ini menghadirkan pertunjukan seni budaya, ruang ekspresi kreativitas, serta keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM dalam satu perayaan bersama di jantung Kota Rantepao.

Ribuan masyarakat memadati kawasan alun-alun untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan budaya selama dua hari pelaksanaan kegiatan.

 

Ketua DPC Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Toraja Utara, Damayanti Batti Palimbong, mengatakan masuknya Toraya Ma'gellu' dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraannya.

 

"Pengakuan ini menunjukkan bahwa budaya Toraja memiliki daya tarik yang kuat, bukan hanya sebagai warisan leluhur yang harus dijaga, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

 

Menurut ibu Damayanti, Toraya Ma'gellu' menjadi panggung bersama untuk memperkenalkan kekayaan budaya Toraja kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi budaya di Indonesia.

 

Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata atas kepercayaan yang diberikan kepada Toraya Ma'gellu' sebagai salah satu agenda dalam Karisma Event Nusantara 2026.

 

"Kita berharap kegiatan ini terus berkembang dan semakin menarik sehingga dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi masyarakat maupun para tamu yang berkunjung ke Toraja," kata Bupati.

 

Apresiasi juga disampaikan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Herry Rachmat Widjaja. Ia menilai Toraja memiliki kekayaan budaya, tradisi, dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi kekuatan penting dalam pengembangan sektor pariwisata.

 

Selama pelaksanaannya, Toraya Ma'gellu' menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan peserta dari Toraja maupun daerah lain. Kehadiran pelaku UMKM lokal turut menambah semarak kegiatan sekaligus membuka ruang promosi bagi produk-produk masyarakat.

 

 

 

Diskominf-SP - 2026