Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

Mengantisipasi potensi terjadinya inflasi pada komoditas pangan strategis memasuki Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) khususnya hari raya Idul Adha tahun 2024 dan musim upacara adat, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Toraja Utara menggelar High Level Meeting (HLM) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Rabu (13/6).

Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, S.T., M.Ak yang memimpin pertemuan ini menyampaikan, HBKN sama halnya dengan musim upacara adat (Rambu solo' dan Rambu tuka') merupakan momen periodik tahunan yang memiliki kecenderungan memicu terjadinya inflasi harga kebutuhan pokok akibat adanya peningkatan permintaan pasar. Olehnya Wabup meminta TPID memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama seluruh stakeholder dalam melakukan langkah-langkah pengawasan dan pengendalian terhadap ketersediaan stok, distribusi dan harga bahan pokok di pasaran. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Salvius Pasang, S.P., M.P dalam kesempatan tersebut menyebut sejumlah langkah intervensi yang telah dilakukan TPID dalam menjaga stabilitas inflasi sepanjang semester 1 (satu) tahun 2024, yakni melakukan operasi pasar stabilisasi harga dan ketersediaan stok gas LPG 3 kg, menggelar Gerakan Pangan Murah bersama Bulog di sejumlah Kecamatan untuk mengatasi kekurangan stock beras pasca dampak el nino. Selain itu TPID juga mengeluarkan Edaran menanam cabai dan gerakan menanam padi serentak untuk mengantisipasi ketergantungan pasokan beras dan cabai dari luar Toraja Utara.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Toraja Utara memaparkan dinamika pergerakan harga sejumlah komoditas strategis sepanjang semester 1 tahun 2024. Berdasarkan data historis menunjukkan pola inflasi di Toraja Utara terjadi pada bulan Agustus hingga Desember dimana pada di periode tersebut terjadi kenaikan demand terhadap komoditas pangan dan bahan pokok strategis lainnya. 

Pergerakan harga pada minggu pertama bulan Juni ini menunjukkan koreksi harga sebesar 0,15% pada sejumlah komoditas bahan pokok yaitu cabai merah, cabai rawit dan minyak goreng dengan komoditas penyumbang fluktuasi harga tertinggi ada pada cabai merah.

Selain itu diketahui pada bulan Mei (pertanggal 13 s.d. 17) lalu Toraja Utara sempat mengalami deflasi pada komoditas beras, daging ayam ras dan udang basah dengan total indeks penurunan harga sebesar -5,68. Meskipun demikian, fenomena deflasi ini menurut BPS tetap harus diwaspadai dan dijaga kestabilannya agar tidak berdampak negatif terhadap produksi, ketersediaan stok dan secara makro mempengaruhi perekonomian di Toraja Utara. 

HLM TPID ini diikuti oleh sejumlah pihak antara lain unsur Forkopimda, Kepala KPPN Makale, Asisten Bidang Ekbang, Ka. Bagian Kesra dan Pimpinan serta perwakilan perangkat daerah terkait.

Wabup HLMJuni2024f

Wabup HLMJuni2024g

Wabup HLMJuni2024h

Diskominfo-SP - 2024    

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
KOMPLEKS PERKANTORAN PEMKAB. TORAJA UTARA MARANTE,
JL. POROS RANTEPAO-PALOPO, KEC. TONDON, SULAWESI SELATAN - 91831
FAX: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2920701
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
Layanan PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 13

Kemarin 611

Minggu ini 1378

Bulan ini 9453

Total 631793