Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan saat memnyampaikan sambutannya pada Seminar Perlindungan dan Pengakuan Hak-Hak Masyarakat Adat Toraja, Senin, (23/04/2018).
 

Rantepao || Toraja yang dikenal sebagai salah satu bagian kekayaan suku dan budaya nasional memiliki nilai dan karakteristik budaya bernilai tinggi yang perlu dijaga kelestariannya. Untuk menjamin terjaganya pelestarian budaya Toraja lintas generasi, diperlukan komitmen bersama, kebijakan dan regulasi yang dibentuk berdasarkan kebutuhan nilai - nilai budaya Toraja. 

Untuk itu, dalam menyikapi pentingnya pelestarian nilai budaya Toraja tersebut, pada hari Senin, (23/04/2018) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (DPML) Toraja Utara melaksanakan seminar bertajuk Perlindungan dan Pengakuan Hak-Hak Masyarakat Adat Toraja Utara yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara. 

Pelaksanaan seminar ini juga merupakan bagian proses penyusunan Ranperda Perlindungan dan Pengakuan Hak-Hak Masyarakat Adat Toraja yang diajukan DPRD Kabupaten Toraja utara sebagai Hak Inisiatif. 

Bupati Toraja Utara menyampaikan bahwa dirinya mengapresiasi Hak Inisiatif DPRD dalam penyusunan Perda perlindungan Hak-Hak Adat di Toraja Utara. Menurutnya bahwa sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mengambil peran bersama memastikan pelestarian budaya Toraja dapat berjalan dengan baik. Untuk itu lanjutnya, perlu dibangun kesepahaman semua pihak dan juga rumusan yang sistematis terkait perlindungan dan pengakuan hak masyarakat adat Toraja sehingga dapat diterima dan diimplementasikan. 

"Saya berharap agar semua peserta seminar ini memiliki semangat untuk mau bertumbuh sehingga melalui kegiatan ini kita mengerti bagaimana langkah-langkah dan cara mengokohkan nilai-nilai budaya Toraja untuk terus dilestarikan. Hal ini juga harus dihadirkan secara positif dalam pembangunan di Toraja Utara," jelasnya.

Prof. Sampe Paembonan yang membawakan materi pada seminar tersebut menyampaikan bahwa masyarakat di Toraja Utara memiliki tatanan Pemerintahan Adat, Lembaga Adat, Aturan Adat, Tata Nilai, Budaya dan Struktur Sosial Ekonomi tersendiri. Oleh karena itu, sejak awal menempati daerah tertentu di Toraja Utara, mereka telah memiliki hak-hak dalam kehidupan bermasyarakat di wilayah adatnya masing-masing. Maka untuk memastikan terjaganya sistem budaya aseli Toraja tersebut, diperlukan satu Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pengakuan Hak-Hak masyarakat Adat Toraja.

Sosialisasi ini dihadiri Penjabat Sekda Toraja Utara Drs. Rede Roni Bare, M.Pd, Ketua DPRD Toraja Utara Stevanus Mangatta, Ketua Pansus I Paulus Tangke yang juga selaku moderator, Anggota DPRD Toraja Utara, Asisten II Ir.Simon Pongsisonda, Kepala OPD se-Toraja Utara, para Camat, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan Parandanan Adat.

Author : Asriani Sirandan; Photo : Adi Roses
Editor : LPDI DiskominfoSP Toraja Utara

 
 
 

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
KOMPLEKS PERKANTORAN PEMKAB. TORAJA UTARA MARANTE,
JL. POROS RANTEPAO-PALOPO, KEC. TONDON, SULAWESI SELATAN - 91831
FAX: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2920701
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
Layanan PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 205

Kemarin 392

Minggu ini 2495

Bulan ini 4761

Total 627101