Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

Bup Mpos5

Rantepao || Menindaklanjuti Nota Kesepahaman bersama dan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Bank Sulselbar terkait rencana aksi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Toraja Utara bersama Bank Sulselbar Cabang Rantepao menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus peluncuran alat pemantau pajak daerah berbasis daring yaitu Mobile Payment Online System (MPos) yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Rantepao Selasa, 27/8/2019 dengan peserta para wajib pungut pajak kelompok usaha hotel dan restoran, cafe serta rumah makan 

Sosialisasi tersebut di buka oleh Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan di dampingi Kepala Bapenda Magdalena S. Layuk Allo, Camat Rantepao Yakonias Aibini dan turut hadir Kepala Bank Sulselbar Cabang Rantepao Syaiful, Tim IT Bank BPD Sulselbar Provinsi serta pengelola hotel dan restoran di Toraja Utara.

Dengan diluncurkannya penggunaan sistem pengawasan transaksi berbasis daring ini (MPos), Bupati Kalatiku Paembonan meyakini kendala monitoring terhadap penerimaan pajak daerah dari wajib pungut pajak di Toraja Utara yang selama ini dilakukan secara manual dapat teratasi menjadi lebih efektif dan efisien. 

"sehubungan dengan banyaknya pungutan pajak yang tidak langsung diserahkan ke wajib pungut pajak pemda maka perekam pajak berbasis online ini sangat pantas untuk kita aplikasikan," ucap Kalatiku Paembonan dalam sambutannya

Bupati Kalatiku menyebut, setidaknya terdapat kurang lebih 200 kelompok lapangan usaha penyedia akomodasi dan rumah makan/minum sebagai wajib pungut pajak di Toraja Utara yang ia targetkan kesemuanya dapat terhubung dengan sistem ini.

"saya juga meminta agar pihak Bank BPD Sulselbar Cabang Rantepao untuk segera menyiapkan alat MPos tahap berikutnya agar semua pajak hotel dan pajak restoran, cafe serta rumah makan yang kurang lebih 200 unit bisa dipasangi alat tersebut untuk mempermudah memantau penerimaan pajak hotel dan pajak restoran, cafe serta rumah makan," imbuhnya.

Pemanfaatan sistem berbasis daring tersebut, bagi pemerintah sendiri akan mudah melakukan monitoring terhadap potensi penerimaan pajak daerah dan ketaatan wajib pungut pajak, sekaligus mendorong pengarusutamaan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan pendapatan asli daerah yang sepenuhnya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan daerah. Sementara bagi wajib pungut pajak, hal ini menjadi alternatif payment yang akan mengingatkan kewajibannya kepada daerah sebagai pelaku usaha wajib pungut pajak. 

"saya berharap dengan pemasangan alat ini kita bentuk kerjasama yang baik dan mematuhi aturan yang berlaku semua demi untuk pembangunan di Toraja Utara, " tambahnya.

Metode operasi sistem MPos secara mendasar sama dengan aplikasi transaksi berbasis daring pada umumnya, dengan merekam seluruh aktifitas transaksi yang terjadi di unit usaha wajib pungut pajak yang memiliki sistem pembayaran dan mesin cash register (mesin kasir) yang otomatis terkoneksi dengan sistem di Bapenda Toraja Utara dan Monitoring Center for Preventing (MCP) KPK.

"Cara kerja MPos ini adalah merekam semua transaksi di hotel dan restoran yang telah di pasangi alat tersebut dengan otomatis langsung dipantau oleh Bapenda dan KPK," ungkap Kepala Bapenda Toraja Utara Magdalena S Layuk Allo

Untuk saat ini, 26 perangkat daring tersebut akan dipasang pada unit kelompok lapangan usaha penyedia jasa akomodasi dan makan/minum yang tersebar di 3 Kecamatan dan teknis pemasangannya akan dilakukan oleh Tim Operator dan Tim Pengawas dari Bapenda Toraja Utara. 

"Ini merupakan tahap pertama pemasangan Alat perekam Mobile Payment Online System (MPos) untuk mencapai optimalisasi pendapatan asli daerah yang akan di pasang di 9 hotel dan 17 restoran, cafe serta rumah makan di tiga Kecamatan Yakni Kec.Rantepao, Tallunglipu dan Kesu" lanjutnya. 

Mengenai respon pelaku usaha wajib pungut pajak di sosialisasi MPos ini, Kepala Bapeda mengatakan: "Sosialisasi ini juga di respon baik oleh pengelolah hotel dan restoran, cafe serta rumah makan yang hadir dan juga kami mengharapkan kepada semua masyarakat agar mendukung program ini dengan sadar membayar pajak karena pajak dari kita untuk kita," tambahnya.

Hingga berita ini di turunkan, Tim operator dan pengawasan Bapenda Toraja Utara telah turun ke lokasi untuk memasang alat MPos tersebut dan mulai di operasikan pada 1 September 2019.

Reporter: Martinus Silolongan; Muh. Arafah

LPDI - Komunikasi Publik

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan - 91831
Fax: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2920701
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 210

Kemarin 277

Minggu ini 487

Bulan ini 3588

Total 144007