Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara | www.torajautarakab.go.id

MAKASSAR || Tahun 2020 ini menjadi tahun pelaksanaan program Pro PN (Program Prioritas Nasional) bagi BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Sebagai salah satu lembaga yang memiliki komitmen terhadap kesehatan masyarakat khususnya pada area sensitif maka BkkbN menginisiasi sejumlah kegiatan berbasis edukasi yang dilakukan di kab/kota se-Sulawesi Selatan.

Sulawesi Selatan menduduki peringkat ke 4 daerah rawan stunting setelah NTT, NTB dan Sulawesi Tengah. Untuk upaya preventif sesuai dengan ranah BKKBN sebagai pihak yang bekerja di area sensitif, memandang perlu mengoptimalkan intervensi yang salah satunya berupa sosialisasi yang langsung menyentuh sasaran program konvergen stunting.

Sementara, berdasarkan data target stunting dari Kementerian PPN/Bappenas, Toraja Utara termasuk dalam daerah rawan stunting atau kondisi kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Olehnya diperlukan kerja sinergis antara lembaga dan pemerintah daerah sebagai stake holder kebijakan yang dalam hal ini BkkbN telah mempersiapkan kegiatan intervensi sebagai bagian instrumen penyebar informasi edukatif dan persuasif yang akan memperkuat lini pencegahan timbulnya kasus stuntng baru di Toraja Utara.

Terkait dengan kegiatan tersebut di atas, oleh BkkbN output yang diharapkan ialah tersebar luasnya edukasi tentang 1000 HPK bagi masyarakat sasaran di wilayah Toraja Utara. Kabupaten Toraja Utara tahun ini termasuk dalam 11 kab/kota sasaran untuk dapat menerima sosialisasi tentang materi KIE Pro PN dari BkkbN.

Untuk menunjang efektifitas pelaksanaan program di tengah pandemi Covid 19, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd menetapkan pelaksanaan sosialisasi melalui fasilitas Virtual Meeting. Pemanfaatan media daring di tengah pandemi COvid-19 diharapkan mampu meminimalisasi kunjungan tim dari Makassar secara fisik yang berpotensi sebagai carrier di kabupaten sasaran.

Tentu saja kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Bencana ( DP3AP2KB) dan DPC IpeKB (Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana) Toraja Utara.

Dalam koordinasinya bersama seluruh PKB/PLKB Toraja Utara, Ketua DPC IPeKB Bernadeth Patulak menyatakan komitmen siap  mendukung kegiatan ini secara tersistematis di semua wilayah binaan.

Kegiatan ini telah berlangsung sejak tanggal 12 Juni yang lalu dan akan berakhir pada periode Agustus 2020 mendatang dengan jumlah target sasaran paparan edukasi sekitar 8000 sasaran. Sasaran materi ini adalah ibu hamil, ibu dengan balita usia dua tahun (baduta) dan kader-kader poktan. Hadir sebagai pemateri adalah widyaiswara Bkkbn provinsi Sulawesi Selatan, R. Utami Setyorini, S.Sos.MM dengan materi tentang Peran BkkbN dan pemaparan media-media KIE untuk pencegahan stunting.

Kondisi geografis dari Toraja Utara yang menantang tidak menyurutkan semangat para sasaran untuk mengikuti materi melalui zoom meeting di balai penyuluhan atau di wilayah kampung KB. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembinaan kelompok kegiatan dan pelayanan KB yang mengikuti standar protokol kesehatan Covid 19. Diharapkan dengan terpaparnya sejumlah target sasaran tersebut, masyarakat di berbagai level akan mengetahui tentang kondisi 1000 HPK dan aspek penting apa terkait dengan pemeliharaan kesehatan selama fase tersebut. Ini penting sebab dengan dipahaminya 1000 HPK akan meminimalisasi keterbatasan pengetahuan tentang stunting.

 
Siti Sulfiani
Ka. Bidang KS & PK Perwakilan BKKBN Prov. Sulsel. 
 
..
LPDI - Komunikasi Publik

 

PEMKAB. TORAJA UTARA

Alamat:
Jl. Ratulangi, No. 72 Singki', Rantepao, Kabupaten Toraja Utara,
Sulawesi Selatan - 91831
Fax: (0423) 2920970

Telepon Penting

Dinas Pemadam Kebakaran Toraja Utara
(0423) 2920701
Rumah Sakit Elim Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21258
No Telepon PLN Rantepao, Toraja Utara
(0423) 21410

Statistik Website

Hari ini 5

Kemarin 424

Minggu ini 1209

Bulan ini 10175

Total 323182